wahai kekasihku,
sekian lama kunanti,
menanti diperaduan,
pertama ku bertemu kau kucumbu,
lewat tasbih-Mu,
namun terkadang aku melupakan di akhir waktu,
kau ku sia-siakan dan ingkar janji,
padahal waktumu hanya sesaat,
ya…hanya sesaat,
Gusti pertemukan diriku dengan dirinya,
satu bulan takkan cukup bersamanya,
ku berjanji takkan ku sia-siakan lagi,
tapi akankah kau kembali lagi setelah satu bulan itu,
bila aku salah..maafkan aku Ramadhan…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s